-->
Free backlink
<a href="http://www.mt5.com/id/">Portal Forex</a>

Wednesday, March 7, 2012

Volumes

Volume merupakan data kedua yang paling berharga setelah harga itu sendiri.

Dibawah ini adalah contoh indikator volume dalam penerapannya pada platform Meta Trader.

Trading dengan indikator Volume melibatkan sinyal berikut:
  • Indikator volume menunjukan kuat atau lemahnya sebuah tren.
  • Jika volume naik menunjukkan meningkatnya minat kalangan trader, sementara volume jatuh menunjukkan penurunan minat para trader.
  • Poin perdagangan pasar di mana pada volume tinggi adalah titik support dan resistance yang kuat .
Volume dan Trend
Volume dapat membantu untuk menidentifikasi kuat atau tidaknya sebuah tren yang sedang berlangsung. Suatu uptrend dapat dikatakan kuat jika Volume meningkat seiring dengan arah tren dan menurun dan menurun searah dengan trend ketika terjadi koreksi harga. Ketika terjadi kenaikan harga dan diikuti penurunan volume, hal tersebut merupakan indikasi awal terjadinya sebuah perubahan trend. Di bawah ini adalah salah satu contoh tren bearish yang cukup kuat dengan diikuti oleh adanya peningkatan volumes yan signifikan.

Demikian juga dalam sebuah downtrend, Downtrend dapat dikatakan kuat jika terjadi peningkatan volume seiring pergerakan bearish. Ketika harga jatuh dan volume menurun, downtrend tidak mungkin untuk dilanjutkan dan hal tersebut juga merupakan indikasi awal terjadinya sebuah reversal.
Volume dan Reversal
Untuk memahami sifat lonjakan volume sebelum pembalikan tren (trend reversal), pedagang perlu mengetahui bagaimana data untuk indikator volume yang dikumpulkan di Forex. Volume forex  tidak dapat diukur dengan tepat seperti yang dilakukan, misalnya di pasar Ekuitas, di mana setiap saham yang diperdagangkan sama dengan 1 volume, dan menjual 200 saham berarti 200 volume. Dalam Forex tidak bisa dihitung berapa banyak kontrak dan apa ukuran kontrak yang diperdagangkan pada waktu tertentu, karena pasar yang luas dan desentralisasi. Oleh karena itu untuk menghitung volume dalam Forex jumlah ticks atau perubahan harga yang digunakan. 1 tick sama dengan 1 volume. Jika bergerak naik dan turun volume bertambah.
Ketika volume naik, itu berarti banyak peserta aktif menjual dan membeli mata uang. Ketika volume tick pada tingkat harga tertentu, pedagang tahu bahwa ada banyak minat yang ditunjukkan oleh pedagang dengan tingkat harga tertentu. Jika ada banyak minat, artinya tingkat (level) sangat penting.
Dimana pada saat terjadinya tick volume yang ekstrim (lebih besar dari pada tick sebelumnya) trader harus mencari petunjuk dari harga itu sendiri. Petunjuk-petunjuah arah harga juga dapat berupa candlestick formation ataupun lainnya.
Volume dan Breakout
Indikator Volume juga dapat membantu untuk validasi sebuah breakout. Breakout atau break yang dapat kita kategorikan valid adalah pada saat terjadinya lonjakan volumes yang signifikan pada saat terjadinya break tersebut. Sebaliknya jika terjadi sebuah break akan tertapi tidak diikuti oleh lonjakan volume, ada kemungkinan sinyal tersebut merupakan false break. Berikut ini adalah contoh valid breaks.

Ntu dibawah masih anyar artikelnya:



0 comments:

Post a Comment

FxSignals

Polico

FXpros

FXstreet

GainS