-->
Free backlink
<a href="http://www.mt5.com/id/">Portal Forex</a>

Thursday, February 23, 2012

BUY LIMIT

Penggunaan buy limit didasarkan pada analisa bahwa trend harga yang tadinya turun akan berbalik naik saat menyentuh harga tertentu. Setting harga ini harus di bawah harga sekarang.

Contoh: Harga EU saat ini 1.3600, trend pergerakan sedang turun.. Hasil analisa kita (hasil dari analisa loh bro.. jangan hasil dari kira-kira :) ), sekitar harga 1.3550 trend harga akan berbalik. Maka kita pasang buy limit di harga EU=1.3550, dengan harapan saat harga menyentuh nilai tersebut dan transaksi tereksekusi, harga benar-benar akan naik.



SELL LIMIT

Kebalikan dari buy limit, trend harga saat ini sedang naik, kita menganalisa bahwa pada titik tertentu trend akan berbalik. Maka pada titik tersebut kita pasang sell limit. Setting harga ini harus diatas harga sekarang.



Contoh: Harga sekarang EU = 1.3600 sedang terjadi uptrend. Analisa kita, saat harga menyentuh 1.3650 trend akan berbalik menjadi turun, maka kita gunakan sell limit dan di set pada harga 1.3650.



Buy Limit dan Sell Limit sangat cocok diaplikasikan saat market sedang Sideway, pergerakan harga sedang naik turun dalam interfal waktu dan range pips tertentu.



BUY STOP

Trend harga sedang naik, kita punya analisa bahwa saat harga menyentuh titik tertentu berarti bahwa trend akan semakin kuat dan terus berlanjut naik, maka kita bisa menggunakan buy stop untuk melakukan pending order.



Contoh: Harga sedang Uptrend, harga sekarang EU=1.3600. Analisa kita, jika harga bisa menyentuh 1.3635 berarti trend akan terus berlanjut. Kita pasang buy stop di EU=1.3635





SELL STOP

Sell stop kebalikan dari buy stop, dalam hal ini trend sedang turun dan kita menganalisa bahwa trend akan terus berlanjut setelah menyentuh titik harga tertentu.




ISTILAH2 LAENNYA



Stop Loss dan Limit.

Stop merupakan batas kerugian yang bersedia kita tanggung sedangkan Limit merupakan batas target keuntungan yang hendak kita ambil.

Misal Anda sudah membuka posisi Buy GBPUSD pada harga 1.6400.

Stop Loss ideal adalah 1.6350. (misal Anda hanya ingin menanggung kerugian 50 poin saja).

Take Profit ideal adalaj 1.6420 - 1.6450 (misal Anda hanya ingin mendapat keuntungan/profit 20 - 50 poin saja).

Contoh untuk Open Sell :

Sell USDJPY di 83.00

Contoh Stop Loss adalah di 83.50 & Take profit 82.50.






Cut Loss

Cut Loss berarti kita menutup posisi yang merugi karena harga bergerak berlawanan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. LIHAT GAMBAR



CONTOH KASUS
Mr. X memperkirakan harga akan NAIK dari 1.2000 ke 1.3000

Jadi untuk mendapat keuntungan dia memutuskan membeli (Buy) sekarang di harga 1.2000 dengan harapan harga akan naik sehingga dia bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi / mahal dan mendapat selisih Keuntungan.


Tapi ternyata bukannya naik harga, malah sebaliknya TURUN ke 1.1700!
Dan setelah melakukan analisa ulang, Mr. X berkesimpulan bahwa kemungkinan besar harga akan turun lebih jauh lagi, mengakibatkan kerugian yang lebih besar lagi.


Jadi apa yang harus dia lakukan?
Daripada menderita rugi yang lebih besar lagi, maka Mr. X memutuskan untuk melakukan tutup posisi (melikuidasi) - nah inilah yang disebut cut loss


Tindakan ini mengakibatkan kerugian sebesar 300 point.

Tips:
Lakukan CUT LOSS apabila setelah analisa ulang, harga akan bergerak terus menerus melawan posisi anda



Kalau ternyata keputusan anda dalam melakukan CUT LOSS BENAR, berarti anda sudah mencegah diri dari kerugian yang lebih besar
Kalau ternyata keputusan anda dalam melakukan CUT LOSS SALAH, berarti anda sudah mencegah diri dalam hal mengurangi kerugian saat ini (atau bahkan mencapai profit). Ini berarti harga akan bergerak ke arah ekspektasi awal Anda.

Ntu dibawah masih anyar artikelnya:



1 comments:

Blogger said...

eToro is the best forex broker for beginning and pro traders.

Post a Comment